Obat Herbal Kanker Rahim atau Serviks

"obat herbal kanker rahim"Obat Herbal Kanker Rahim dari Rumah Herbal Bunda Kristin Mengobati Kanker Rahim atau Serviks Tanpa Efek Samping Negatif Terhadap Tubuh

Obat herbal kanker rahim Sanchi Panax Noto dan K-Muricata dapat diperoleh di mana saja, termasuk di Rumah Herbal Bunda Kristin, Bandar Lampung, Propinsi Lampung. Karena Anda membutuhkan pengobatan kanker rahim tanpa operasi yang tentunya menggunakan obat herbal kanker rahim stadium 1,2,3 dan 4.

Inilah K-muricata, Cellfood, Sanchi Panax Noto, Amazon Plus dan Amazon Berries obat kanker rahim atau serviks yang berkhasiat membantu penyembuhan kanker rahim secara alami. Obat Herbal Kanker Rahim Alami generasi terbaru dan terbukti aman dikonsumsi, bebas efek samping, sehat dan menyegarkan tubuh Anda.

Obat alami kanker rahim CELLFOOD satu-satunya cairan kehidupan berbahan baku oksigen yang dikombinasikan dengan herbal berkualitas tinggi untuk obat kanker ovarium stadium 4. K-Muricata obat kanker rahim stadium 4, Amazon Plus obat kanker ovarium stadium 4, serta Amazon Berries obat herbal kanker serviks stadium 4 bersama CELLFOOD menyembuhkan penyakit kanker atau tumor ganas.

Obat tradisional kanker rahim K-Muricata adalah produk obat herbal kanker rahim stadium 4 yang berkhasiat membantu pengobatan penyakit kanker rahim secara alami tanpa operasi, aman tanpa efek samping, terbukti khasiatnya!

Obat herbal kanker rahim dan definisi kanker rahim, serta pengobatan penyakit kanker rahim

"obat herbal kanker rahim"

Obat kanker rahim atau serviks K-muricata herbal paling pas bersama Sanchi Panax Noto menghancurkan sel-sel kanker.

Obat herbal kanker rahim yang dapat mengobati penyakit kanker rahim secara alami dan tanpa operasi adalah CELLFOOD, K-Muricata, Amazon Plus dan Amazon Berries. Penyakit kanker rahim merupakan penyakit yang dapat menyerang organ rahim.

Jenis kanker ini juga sering disebut kanker endometrium karena umumnya muncul dengan menyerang sel-sel yang membentuk dinding rahim atau istilah medisnya endometrium.

Kanker ini juga dapat menyerang otot-otot di sekitar rahim sehingga membentuk sarkoma uteri. Tetapi jenis penyakit ini sangat jarang terjadi.

Gejala kanker rahim yang biasa dialami penderita adalah pendarahan vagina. Walau tidak semua pendarahan abnormal disebabkan oleh kanker rahim, tapi Anda tetap perlu waspada dan sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Terutama jika Anda:

  • Sudah menopause, tapi tetap mengalami pendarahan.
  • Belum menopause, tapi mengalami pendarahan di luar siklus menstruasi.

Penderita Kanker Rahim di Indonesia

Kanker rahim menduduki peringkat keenam dunia dalam daftar kanker yang paling sering terjadi pada wanita. Penyakit ini diperkirakan sudah menyerang sekitar 320.000 wanita pada tahun 2012.

Di Indonesia sendiri, kanker rahim tidak termasuk ke dalam sepuluh besar kanker yang menyerang wanita. Pada tahun 2002, terhitung ada sekitar 17,500 wanita di Indonesia yang menderita kanker rahim.

Faktor Pemicu Kanker Rahim

Penyebab kanker rahim belum diketahui secara pasti. Tetapi faktor utama yang dapat meningkatkan risiko kanker rahim adalah ketidakseimbangan hormon tubuh, terutama estrogen. Kadar hormon estrogen yang tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker rahim.

Beberapa faktor lain yang dapat menimbulkan hormon yang tidak seimbang adalah:

  • Menopause yang terlambat.
  • Terapi penggantian hormon.
  • Penggunaan tamoksifen jangka panjang.

Karena penyebabnya yang belum diketahui, langkah pencegahan yang pasti untuk kanker rahim juga tidak ada. Meski demikian, langkah-langkah untuk mengurangi risikonya tetap ada. Misalnya:

  • Menjaga berat badan yang sehat.
  • Memperbanyak konsumsi kedelai.
  • Penggunaan jangka panjang untuk jenis kontrasepsi tertentu, misalnya pil KB kombinasi. 

Obat herbal kanker rahim, Pengobatan kanker rahim, obat penyakit kanker rahim

Obat herbal kanker rahim K-Muricata daun sirsak plus keladi tikus. Pilihan dalam pengobatan kanker rahim sangat bergantung pada tahap perkembangan penyakit tersebut serta status kesehatan pasien. Tetapi langkah yang umumnya dianjurkan adalah operasi pengangkatan rahim, atau istilah medisnya histerektomi.

Langkah pengobatan kanker rahim untuk melenyapkan sel-sel kanker serta mencegah penyebarannya juga mungkin akan Anda jalani. Langkah-langkah ini meliputi radioterapi, kemoterapi, serta terapi hormon.

Obat herbal kanker rahim, dan Gejala Penyakit Kanker Rahim

Obat herbal kanker rahim, CELLFOOD obat alami kanker rahim yang mengobati penyakit kanker rahim secara bersama-sama dengan K-Muricata.

Gejala yang paling umum terjadi dalam kanker rahim adalah pendarahan vagina. Diperkirakan sekitar 9 dari 10 penderita kanker rahim mengalami indikasi ini.

Meski tidak semua pendarahan abnormal disebabkan oleh kanker rahim, tapi Anda tetap perlu untuk berwaspada dan sebaiknya memeriksakan diri ke dokter jika ini terjadi.

Gejala-gejala yang Anda bisa waspadai sejak awal, antara lain adanya pendarahan vagina yang terjadi di luar siklus menstruasi atau bahkan setelah menopause. Rasa sakit yang timbul juga perlu diperhatikan, seperti sakit pada panggul atau ketika Anda berhubungan seksual.

Secara fisik, Anda bisa kenali gejala yang muncul dengan adanya benjolan di perut bawah atau tanpa sebab yang jelas terus kehilangan berat badan.

Para wanita yang mengalami gejala-gejala di atas harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah memang disebabkan oleh kanker rahim atau bukan. Namun apa pun penyebabnya, perlu dilakukan diagnosis dan pengobatan secepatnya.

Penyebab Penyakit Kanker Rahim

"obat herbal kanker rahim"

Ilustrasi penyakit kanker rahim

Ketika dinyatakan menderita kanker rahim, kita pasti bertanya-tanya apa yang menjadi pemicu terbentuknya kanker dalam tubuh kita. Penyebab kanker rahim memang belum diketahui secara pasti, tapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda. Di antaranya:

Pajanan Terhadap Estrogen

Makin tinggi tingkat pajanan tubuh wanita terhadap estrogen, makin tinggi pula risikonya menderita kanker rahim. Setelah menopause, produksi hormon progesteron berhenti sedangkan produksi hormon estrogen tetap ada walau menurun drastis. Kadar hormon estrogen bisa meningkat jika tidak diimbangi dengan hormon progesteron. Karena itu, risiko kanker rahim bagi wanita yang sudah mengalami masa menopause cenderung lebih tinggi.

Wanita yang mengalami menopause pada usia yang lebih tua dari rata-rata, memiliki risiko lebih tinggi. Selain itu, wanita yang mulai menstruasi pada umur yang lebih muda juga memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengidap kanker rahim. Hal ini disebabkan karena pada kedua situasi tersebut, wanita terpajan estrogen untuk periode yang lebih lama dibanding mereka yang memulai menstruasi lebih terlambat atau yang mengalami menopause pada usia yang normal.

Belum Pernah Hamil

Pada saat kehamilan, kadar progesteron wanita lebih tinggi dibanding estrogen. Karena itu, wanita yang belum pernah hamil memiliki risiko kanker rahim yang lebih tinggi.

Terapi Penggantian Hormon

Jenis terapi penggantian hormon estrogen sebaiknya hanya diberikan pada wanita yang sudah menjalani histerektomi sedangkan jika rahim masih ada, terapi penggantian hormon kombinasi (estrogen dan progesteron) harus digunakan untuk menurunkan risiko kanker rahim.

Pengaruh Kelebihan Berat Badan Atau Obesitas

Kadar estrogen dalam tubuh wanita yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan risiko kanker rahim lebih dari dua kali. Hal ini karena jaringan lemak dapat memproduksi hormon estrogen.

Pengaruh Usia

Sebagian besar kanker rahim menyerang wanita lanjut usia yang sudah mengalami menopause.

Sindrom Ovarium Polisistik

Penderita sindrom ovarium polisistik berisiko tinggi terkena kanker rahim karena terpajan kadar estrogen yang tinggi.

Risiko Diabetes Tipe 2

Wanita yang menderita diabetes tipe 2 memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker rahim.

Penggunaan Tamoksifen

Semua obat pasti memiliki risiko dan efek samping, termasuk tamoksifen yang dapat meningkatkan risiko kanker rahim bagi penggunanya.

Pencegahan Penyakit Kanker Rahim

Karena penyebabnya yang tidak diketahui secara pasti, kanker rahim juga tidak bisa dicegah sepenuhnya. Tetapi, Anda bisa lakukan langkah-langkah berikut untuk mengurangi risiko terkena kanker rahim:

Menjaga Berat Badan Sehat Melalui Pola Makan dan Berolahraga

Ini merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah segala penyakit, termasuk kanker rahim. Dengan menjaga berat badan yang sehat, Anda akan terhindar dari obesitas yang termasuk dalam faktor risiko penyakit ini. Hal ini dapat Anda lakukan dengan:

  • Berolahraga setidaknya 2-3 jam dalam seminggu.
  • Mengonsumsi makanan rendah lemak dan berserat tinggi.

Selain pola makan yang sehat, mengonsumsi bahan-bahan dari kedelai seperti tempe, tahu dan susu kedelai juga dapat menurunkan risiko terkena kanker rahim. Ini karena kedelai mengandung senyawa isoflavon yang dapat membantu melindungi dinding rahim.

Penggunaan Kontrasepsi

Jenis kontrasepsi yang terbukti dapat menurunkan risiko kanker rahim adalah pil KB kombinasi yang digunakan dalam jangka panjang. Sedangkan jenis lain yang mungkin dapat membantu untuk mengurangi risiko adalah:

  • Susuk KB (implan).
  • Intrauterine device (IUD) yang mengandung hormon progestogen.
Pengobatan Penyakit Kanker Rahim

Penentuan metode pengobatan untuk kanker rahim yang akan Anda jalani tergantung kepada stadium kanker, kondisi kesehatan, serta keinginan Anda untuk punya anak. Jangan segan untuk bertanya sedetail mungkin kepada dokter jika Anda merasa ragu. Penambahan dengan obat herbal kanker rahim bisa menjadi alternatif selain dari obat medis, dan hal ini akan menambah pengalaman baru melawan kanker.

Makin dini kanker rahim Anda terdeteksi, kemungkinan Anda untuk bertahan hidup serta sembuh akan menjadi makin tinggi. Jika terdeteksi mengidap kanker rahim pada stadium 1 atau 2, penderita memiliki kemungkinan sekitar 75 persen untuk bertahan hidup selama lima tahun atau lebih. Sebagian besar penderita kanker rahim yang terdiagnosis pada stadium 1 akhirnya sembuh total.

Sementara pasien yang terdeteksi mengidap kanker rahim pada stadium 3 memiliki kemungkinan sekitar 45 persen untuk bertahan hidup selama setidaknya lima tahun. Sedangkan untuk pasien golongan stadium 4, hanya satu dari empat orang yang bertahan hidup dalam 5 tahun ke depan.

Kanker pada stadium lanjut tidak bisa disembuhkan. Tetapi langkah pengobatan dapat dilakukan untuk mengecilkan ukuran kanker dan menghambat pertumbuhan sehingga dapat mengurangi gejala yang dirasakan penderita.

Metode-metode Pengobatan Untuk Penyakit Kanker Rahim

Histerektomi

Histerektomi atau bedah pengangkatan rahim merupakan langkah penanganan kanker rahim yang paling sering dianjurkan. Operasi ini akan menghapus kemungkinan Anda untuk hamil. Karena itu, penderita kanker rahim yang masih ingin punya anak mungkin merasa enggan untuk menjalaninya. Jenis histerektomi yang akan dijalani juga tergantung pada stadium kanker rahim yang diderita.

Operasi yang akan dijalani penderita kanker rahim stadium 1 meliputi pengangkatan rahim, kedua ovarium dan tuba falopi. Dokter juga biasanya akan sekaligus mengambil sampel dari noda limfa di sekitarnya untuk memeriksa kemungkinan adanya penyebaran kanker.

Selain melalui bedah sayatan besar yang umum, histerektomi juga dapat dilakukan lewat operasi yang hanya menerapkan beberapa sayatan kecil atau yang lebih dikenal dengan istilah histerektomi laparoskopi.

Untuk penderita kanker rahim stadium 2 atau 3, pasien dianjurkan untuk menjalani histerektomi radikal atau total. Selain rahim, kedua ovarium dan tuba falopi, operasi ini meliputi pengangkatan serviks dan vagina bagian atas.

Untuk penderita kanker rahim stadium 4, operasi pengangkatan kanker semaksimal mungkin akan dianjurkan. Prosedur ini bukan untuk menyembuhkan, tapi untuk mengurangi gejala yang diderita pasien.

Setelah operasi, penderita kanker rahim biasanya akan memerlukan radioterapi atau kemoterapi untuk mengurangi risiko kanker muncul kembali. Penggunaan obat-obatan yang alami bisa jadi opsi menarik bagi pemulihan pasca operasi kanker rahim Anda.

Radioterapi

Radioterapi dapat mencegah kembalinya kanker pada wanita yang telah menjalani histerektomi. Selain itu, untuk kasus yang lebih lanjut, radioterapi digunakan untuk menghambat penyebaran kanker, misalnya jika kondisi pasien tidak memungkinkannya untuk menjalani operasi pengangkatan rahim.

Efek samping dari metode pengobatan ini adalah:

  • Kulit pada bagian yang diobati menjadi merah dan perih.
  • Pendarahan pada rektum.
  • Umumnya efek samping akan hilang ketika pengobatan radioterapi dihentikan.

Kemoterapi

Kemoterapi biasanya digunakan untuk penderita kanker rahim pada stadium 3 atau 4 dan umumnya diberikan secara bertahap melalui infus. Selain untuk mencegah kanker muncul kembali pada kasus yang bisa disembuhkan, pengobatan ini juga dapat digunakan pasca-histerektomi untuk kasus dengan stadium lebih lanjut dalam menghambat penyebaran kanker dan mengurangi gejala. Beberapa efek samping dari metode ini adalah rambut rontok, kelelahan, mual, dan muntah.

Terapi hormon

Terapi ini umumnya digunakan untuk menangani kanker rahim stadium lanjut atau kanker yang muncul kembali. Jenis pengobatan ini berfungsi untuk mengecilkan tumor serta mengendalikan gejala.

Terapi hormon dilakukan dengan pemberian hormon progesteron artifisial dalam bentuk tablet untuk menggantikan hormon progesteron alami tubuh. Efek samping dari langkah pengobatan ini adalah bertambahnya berat badan, kram otot, serta mual-mual. Sumber: alodokter.com, disadur oleh admin rumaherbalkristin.com.

Obat herbal kanker rahim, dan Testimoni Kanker Rahim 

"obat herbal kanker rahim atau serviks"

Amazon Plus dan Amazon Berries obat tradisional kanker rahim atau serviks paling dicari bersama dengan K-Muricata, Sanchi Panax Noto serta Cellfood mengobati kanker pada rahim sampai hancur sel-sel kanker dan tidak akan datang lagi, luar biasa!

Obat herbal Kanker Rahim K-Muricata ampuh menumpas sel kanker sampai tuntas tanpa operasi. Semua wanita pasti ngeri mendengarkan penyakit yang satu ini, yakni penyakit Kanker Rahim, berikut kesaksian kesembuhannya.

Entah apa salah dan dosaku, aku diberi cobaan oleh Tuhan, menderita penyakit Kanker rahim ini selama beberapa tahun terakhir.

Sampai akhirnya Tuhan mendengarkan Do’a-doa yang kupanjatkan setiap malam, dengan tetesan air mata dan kesungguhan, akhirnya aku dipertemukan dengan Obat Kanker rahim Herbal Alami K-Muricata ini.

Sepatutnya saya bersyukur dan memberikan kesaksian tentang Manfaat K-Muricata, agar saudari-saudari ku yang memiliki keluhan penyakit serupa bisa melawan penyakit yang mematikan ini, atas izin dan Kuasa Tuhan.

Obat Herbal Penyakit Kanker Rahim berkhasiat menumpas sel kanker rahim sampai tuntas tidak lain tidak bukan hanya K-Muricata dan Cellfood. Saya seorang penderita kanker rahim ganas, sudah 2 kali operasi berada pada stadium lanjut dengan pendarahan hebat, juga penderita ambeien dan maag. Sudah putus asa, namun harapan untuk sehat selalu ada. Saya dikenalkan obat kanker rahim herbal K-Muricata.

Secara teratur selama 16 hari saya minum, kanker sudah tidak aktif, sakit ambeien dan maag sembuh total, berangsur-angsur sekarang sehat kembali, terima kasih Tuhan atas pertolongan-Mu melalui Obat Herbal K-Muricata dan berkati orang-orang yang membawa informasi mengenai K-Muricata. Restu Wulandari 35 thn, Bekasi, Jawa Barat.

Dapatkan produk alami berkhasiat obat herbal kanker rahim untuk mengobati penyakit kanker rahim yang sedang Anda hadapi saat ini di Rumah Herbal Sehat Bunda Kristin, terima kasih.

TwitterGoogle+FacebookPinterestLinkedInShare

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *