Melinjo Bisa Menyembuhkan Asam Urat

Rumaherbalkristin.com Melinjo ternyata bisa menyembuhkan asam urat ko, mau tahu ceritanya, simak terus ulasan berikut ini. Aksioma atau pendapat di masyarakat Indonesia yang meyakini melinjo sebagai penyebab penyakit asam urat atau merusak kesehatan mungkin perlu ditinjau ulang. Karena berdasar penelitian dari para ahli di Jepang justru menemukan manfaat melinjo bisa menyembuhkan asam urat sehingga menjadi kebalikan dengan pendapat banyak orang Indonesia.

Menurut Dekan Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Azis Saifudin S.F., M.Sc, Ph.D, Apt., melinjo yang nama ilmiahnya gnetum gnemon mempunyai atau kaya dengan senyawa yang berpotensi memperpanjang daya hidup sel manusia sehingga berpotensi untuk memperpanjang usia.

“Justru di salah satu kota di Tokyo di Kota Komatsu dekat Kanazawa ada pembuatan ekstrak melinjo dengan metanol dan dikatakan melinjo bisa menurunkan kadar asam urat,” ujar dia ketika ditemui ditemui, beberapa waktu lalu.

Menurut dia saat ini mahasiswa S-2 UMS juga tengah memverifikasi tesis suplementasi melinjo secara total, bukan hanya terbatas ekstrak melinjo seperti di Jepang. Bedanya kalau mahasiswanya baru diujicobakan ke mencit atau tikus hewan percobaan.

Kalau di Jepang sudah langsung ke pasien atau manusia dan ternyata hasilnya, ekstrak melinjo justru mampu menurunkan asam urat. Penelitian itu, ujar dia, dilakukan oleh Fakultas Kedokteran, Universitas Juntendo, Tokyo, Jepang yang Fakultas Kedokterannya dinilai cukup terkenal di Tokyo.

Di Tokyo, papar Azis, ekstrak melinjo ini dikenal sebagai suplemen atau makanan sehat penurun asam urat. Sedangkan cara mengekstrak melinjo menggunakan metanol, melinjo dihancurkan lebih dulu, kemudian disaring dengan metanol hingga mendapat sarinya.

Selanjutnya saringan tersebut terus diuapkan hingga tinggal kekentalan. Baru setelah itu disuplementasikan ke pasien. Ternyata penelitian tersebut menyebutkan bahwa suplemen tersebut menurunkan asam urat.

“Itu tadi cara yang dilakukan dalam penelitian di Jepang untuk memvalidasi efeknya terhadap tubuh. Ini untuk meneliti apa betul asumsi orang yang selama ini banyak meyakini melinjo menaikkan asam urat atau pengaruh lainnya,” kata dia.

Berdasar informasi yang diperolehnya, percobaan ini dilakukan di salah satu rumah sakit yaitu Sirazawa Clinical Research Center di Provinsi Gunma, Jepang diberikan ke pasien laki-laki usia 35 tahun sampai 70 tahun.

Di tempat terpisah, salah satu dokter yang meneliti melinjo di Jepang yaitu dokter Hiroyuki Kono mengatakan pihaknya mendapati efek positif dari ekstrak melinjo. Berdasar uji coba yang dilakukannya dengan memberikan 750 miligram ekstrak melinjo per hari selama delapan pekan kepada objeknya, kesimpulannya melinjo tidak menaikkan kadar asam urat tapi justru menurunkan. “Secara signifikan ekstrak melinjo menurunkan asam urat di serum darah, setelah empat pekan pemakaian,” ujar Azis. Sumber: Solopos.com

TwitterGoogle+FacebookPinterestLinkedInShare

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *