Makanan Untuk Kesehatan Prostat – 11 Tips Menjaga Kesehatan Prostat

Rumaherbalkristin.com Kanker prostat adalah kanker paling umum nomor dua yang menyerang kaum pria di seluruh dunia. Di negara Amerika Serikat penyakit kanker prostat memengaruhi 1dari 6 laki-laki dewasa. Saat ini, gangguan prostat juga telah menjadi masalah yang semakin banyak diderita oleh pria di Indonesia. Meningkatnya gangguan prostat sampai penderita kanker prostat disinyalir akibat dari gaya hidup, khususnya pola makan yang tinggi lemak dan tinggi gula yang ikut mendorong peningkatan kanker prostat. Jadi, mulailah dengan mencoba enam makanan untuk meningkatkan kesehatan prostat berikut ini.

Tomat

Likopen, antioksidan kuat yang ditemukan dalam buah tomat. Bermanfaat untuk pencegahan kanker prostat dan mengurangi pertumbuhan tumor prostat. Dalam review 21 studi, para peneliti menemukan bahwa pria yang banyak makan tomat mentah dan produk olahan tomat yang dimasak, berisiko lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan dengan pria yang jarang mengonsumsinya.

Brokoli

Beberapa studi telah menunjukkan risiko yang lebih rendah terserang kanker prostat di kalangan pria yang makan dalam jumlah besar Brokoli atau sayuran lain. Dalam sebuah studi di Kanada, peneliti menemukan bahwa makan lebih banyak sayur-sayuran seperti brokoli dan kembang kol, dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat agresif. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa salah satu fitokimia yang ditemukan dalam sayuran ini, yang disebut sulforaphane, membunuh sel-sel kanker secara selektif tanpa mengganggu sel-sel sehat prostat yang normal (non kanker).

Teh Hijau

Teh hijau merupakan komponen besar dari makanan Asia dan telah dikonsumsi selama ribuan tahun. Minuman teh hijau ini menjadi alasan mengapa tingkat kanker prostat di Asia menjadi jauh lebih rendah dibandingkan dengan di Amerika Serikat. Namun komponen teh hijau seperti catechin, EGCG dan epicathecin semua sedang dipelajari untuk efek mereka pada kesehatan. Saat ini sudah ada beberapa bukti yang mendukung bahwa senyawa polifenol yang ditemukan dalam teh hijau dapat mencegah perkembangan kanker prostat. Dalam studi di Jepang dengan sampel 49.920 laki-laki, para peneliti menemukan 48 persen penurunan risiko kanker prostat di kalangan pria yang mengonsumsi lebih dari 5 cangkir teh hijau per hari.

Kacang-Kacangan dan Kedelai

Kacang-kacangan seperti kacang tanah dan jenis kacang lainnya mengandung senyawa aktif yang dikenal sebagai phytoestrogen. Isoflavon, fitoestrogen, dapat bersifat melawan perkembangan kanker, yang menekan pertumbuhan tumor pada sel kanker prostat. Dua ulasan suatu makalah penelitian menemukan 30 persen penurunan risiko kanker prostat pada pria karena konsumsi kedelai yang tinggi. Dalam uji coba terkontrol secara acak pada pria dengan kanker prostat, yang diberikan diet kedelai tinggi, menunjukkan penurunan 12 persen dalam antigen prostat (PSA) tingkat darah tertentu.

Delima Merah

Sama seperti buah anggur merah atau teh hijau, Delima Merah merupakan sumber yang kaya antioksidan dan telah disebut-sebut sebagai buah ajaib dalam mencegah penyakit kronis yang berkaitan dengan stres oksidatif. Dalam sebuah penelitian pada 46 orang, peneliti menemukan bahwa minum 8 ons jus delima merah menunda kenaikan kadar PSA dan meningkatkan “waktu penggandaan” dari 15 bulan sampai 54 bulan. Tujuannya adalah untuk menjaga waktu penggandaan selama mungkin, menunjukkan pertumbuhan tumor dan perkembangan kanker melambat. Antioksidan yang disebut ellagitannins, yang berlimpah di dalam buah delima merah, dapat bekerja dengan mencari dan menghancurkan kanker secara eksklusif dan selektif dengan hanya menargetkan sel-sel kanker prostat, bukan sel-sel sehat.

Ikan

Lemak tak jenuh ganda seperti omega-3 dan omega-6 merupakan asam lemak esensial yang ditemukan secara eksklusif dalam makanan, bukan disintesis oleh tubuh. Makanan barat memiliki banyak asam lemak dan omega-6, tapi sedikit memiliki omega-3. Memiliki keseimbangan asam omega-3 dan omega-6 asam lemak dapat membantu mencegah pengembangan dan pertumbuhan kanker prostat. Dalam sebuah studi dari 6.272 pria Swedia yang dilakukan lebih dari 30 tahun, para peneliti melaporkan bahwa orang-orang yang tidak makan ikan dua sampai tiga kali seminggu, lebih berisiko untuk menderita kanker prostat daripada pria yang mengonsumsi ikan dalam menu makan mereka. Untuk meningkatkan asupan omega-3 Anda, cobalah untuk makan ikan dari perairan dingin seperti salmon, teri, mackerel, sarden atau ikan trout.

Baca juga: Obat Herbal Kanker Prostat

11 Tips Menjaga Kesehatan Prostat

Disfungsi prostat yang tampaknya ringan, jika tidak ditangani segera dapat menyebabkan penyakit yang lebih berbahaya dan bahkan kanker prostat stadium 4. Berikut adalah 11 tips yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan prostat:

  1. Hindari konsumsi alkohol berlebihan – Alkohol dapat menetralisir seng (zinc) dan vitamin B6. Kedua zat ini penting untuk menjaga kesehatan prostat.
  1. Konsumsi susu rendah lemak – Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lemak jenuh dari produk susu dan daging merupakan faktor yang dapat meningkatkan risiko perkembangan kanker prostat.
  1. Konsumsi lebih banyak kedelai – Studi klinis menunjukkan bahwa peningkatan rasio estrogen-testosteron seiring bertambahnya usia merupakan salah satu faktor yang berdampak buruk pada prostat. Makan setidaknya 2 ons kedelai per hari akan menurunkan kadar estrogen dan membangun kembali keseimbangan optimal rasio estrogen-testosteron. Makanan kaya kedelai diantaranya miso, tempe, dan tahu.
  1. Latihan kegel – Latihan kegel bagus untuk meningkatkan aliran darah di daerah prostat dan organ urogenital. Saat melakukan latihan kegel tarik/kencangkan semua otot di sekitar skrotum dan anus, tahan, kemudian lepaskan. Melakukan 10 putaran latihan ini, beberapa kali dalam sehari, dapat memaksimalkan aliran darah ke jaringan prostat.
  1. Ikuti diet yang sehat – Makan lebih banyak buah dan sayuran akan memastikan tubuh mendapat pasokan antioksidan alami, vitamin, serta mineral. Hindari lemak jenuh serta gula dalam makanan. Makanan dengan lemak tinggi bisa meningkatkan kadar testosteron yang dapat menyebabkan pembesaran kelenjar prostat. Konsumsi jenis sayuran berbeda seperti kubis, kecambah, brokoli, serta jenis sayuran lain. Mengonsumsi 3 porsi sayuran per hari dapat menurunkan risiko kanker prostat sampai 45%!
  1. Perbanyak konsumsi SeleniumSelenium sangat diperlukan untuk menjaga prostat tetap sehat. Makanan yang mengandung Selenium adalah telur, kacang mete, kacang brazil, bawang putih, rumput laut, tuna, herring, kerang dan seafood lain, biji wijen dan bunga matahari, serta hati dan ginjal sapi.
  1. Mengonsumsi minyak ikan – Minyak ikan bisa didapat dari makan ikan langsung atau mengonsumsi suplemen minyak ikan.
  1. Meningkatkan konsumsi Seng (Zinc) – Konsumsi Seng (Zinc) sebesar 15 mg per hari membantu prostat untuk berfungsi secara sehat. Sumber Seng antara lain biji labu, tiram, dan kacang-kacangan.
  1. Perbanyak konsumsi tomat – Tomat mengandung likopen yang baik bagi kesehatan prostat. Mengonsumsi tomat dapat mengurangi risiko terkena kanker prostat.
  1. Gunakan suplemen gizi – Mengonsumsi suplemen multivitamin berkualitas dapat membantu menjaga kesehatan prostat. Vitamin yang dianjurkan antara lain Vitamin A (25.000 IU), Lycopene (10 mg), dan vitamin E (1.200 IU).
  1. Biasakan dengan gaya hidup sehat – Pastikan tubuh mendapatkan istirahat sekaligus olah raga cukup. Berolah raga secara teratur dapat memperbaiki sistem kekebalan, pencernaan, dan mekanisme tubuh dalam mengeluarkan racun. Olahraga dapat pula mencegah obesitas yang menjadi salah satu faktor risiko penyebab kanker dan penyakit lainnya yang juga sekalian dapat mencegah pembengkakan prostat.
TwitterGoogle+FacebookPinterestLinkedInShare

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *